Accessibility links

Breaking News

Memperkuat Ketertiban Berbasis Aturan di Indo-Pasifik


Menteri Pertahanan AS Lloyd J. Austin bersama Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen, di Kementerian Pertahanan Singapura, 27 Juli 2021.

Indo-Pasifik siap membangun kembali setelah pandemi dan menuju ke masa depan yang lebih cerah, dalam tatanan internasional berbasis aturan yang lebih kuat, jelas Menteri Pertahanan Lloyd Austin dalam pidatonya di Singapura.

“Saya yakin melalui upaya bersama kita, Indo-Pasifik akan kembali bangkit,” kata Menteri Pertahanan Austin. Menurutnya, kuncinya bergantung pada tiga komponen, dan semuanya berakar pada kemitraan.

Yang pertama, tugas yang paling mendesak adalah pemulihan. “Kita harus meningkatkan upaya kita menghadapi COVID dan mengupayakan masa depan yang lebih aman, sehat dan sejahtera,” ujarnya.

Yang kedua, kita harus melihat jauh ke depan dan berinvestasi dalam pertahanan sebagai landasan keamanan Amerika. Selama berabad-abad, “kita telah berhasil mempertahankan kemampuan, kehadiran dan hubungan yang dibutuhkan untuk menangkal konflik dan mempertahankan stabilitas,” kata Menhan Austin.

Ancaman yang muncul dan teknologi yang canggih mengubah rupa dan kecepatan perang. “Kita beroperasi dengan visi abad ke-21 yang baru yang saya sebut ‘pencegahan terintegrasi,’” ujar Menhan Austin. Artinya menggunakan kemampuan yang sudah ada, dan membangun yang baru, dan menerapkannya dengan cara baru dan berjejaring.

Yang ketiga, Amerika Serikat “secara bersamaan bekerja sama dengan Taiwan untuk memperkuat kemampuannya dan meningkatkan kesiapannya untuk mencegah ancaman dan paksaan, menegakkan komitmen kami yang tertulis dalam Undang-undang Hubungan Taiwan, dan konsisten dengan kebijakan satu China kami,” jelas Menhan Austin.

Kemitraan kami dengan Taiwan yang suportif sangat kontras dengan tindakan yang diambil oleh Beijing yang terus membuat kawasan tidak stabil. “Klaim Beijing atas sebagian besar Laut China Selatan tidak punya dasar hukum internasional,” kata Menhan Austin.

“Sayangnya, keengganan Beijing untuk menyelesaikan perselisihan secara damai dan menghormati aturan hukum tidak hanya terjadi di perairan,” Menhan Austin memperingatkan:

“Kita juga melihat agresi China terhadap India, aktivitas militer yang mengganggu kestabilan dan bentuk-bentuk paksaan lain terhadap Taiwan, dan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.”

“Kita tidak akan gentar ketika kepentingan kita terancam. Kita juga tidak mencari konfrontasi,” kata Menhan Austin.

Tujuan utama kita adalah untuk membangun kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, menawarkan kemitraan, kesejahteraan dan kemajuan.

“Kita yakin bersama kita bisa membangun masa depan yang lebih baik dan lebih cerah bagi generasi mendatang,” kata Menteri Pertahanan Austin.

Mencerminkan Pandangan Pemerintah Amerika Seperti Disiarkan oleh Voice of America

XS
SM
MD
LG